SOSIALISASI APOTEKER CILIK (APOCIL) DI SD NEGERI 3 TONJA DENPASAR

Authors

  • eka_arimbawa Universitas Bali Internasional
  • Dewa Ayu Putu Satrya Dewi Program Studi Farmasi Klinis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • Dhiancinantyan Windydaca Brata Putri Program Studi Farmasi Klinis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • I Putu Gede Adi Purwa Hita Program Studi Farmasi Klinis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

Keywords:

Antibiotik, APOCIL, Edukasi, Antibiotik, APOCIL, edukasi, obat,

Abstract

Pengobatan sendiri merupakan hal yang dilakukan masyarakat dalam melakukan penyembuhan karena penyakit, terutama oleh orang tua kepada anak-anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk dapat meningkatkan pemahaman kepada siswa SD mengenai fungsi, dosis, jenis obat yang tepat, dan menjelaskan tidak semua obat terasa pahit melalui sosialisasi APOCIL. Metode yang digunakan adalah berupa presentasi oral oleh apoteker, animasi, video, praktek peracikan, wawancara, dan pre-post-test pemahaman penggunaan obat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan sebagian besar siswa SD lebih memilih obat dalam bentuk sirup, mengetahui obat paracetamol sebagai penurun panas, menyukai vitamin, dan pernah menggunakan obat tradisional tetapi kurang mengetahui penggunaan antibotik secara tepat. Hasil nilai rata-rata APOCIL skor pre-test 67.1 dan post-test 89.3. Sosialisasi APOCIL memberikan peningkatan pemahaman penggunaan obat. Perlu diberikan perhatian khusus mengenai penggunaan antibiotik kepada siswa SD. Oleh karena itu pentingnya dilakukan edukasi salah satunya melalui iklan obat dalam media televisi untuk memastikan keamanan obat

Downloads

Published

2020-07-27